Senin, 03 Oktober 2011

Investasi properti naik, prospek jadi menarik

JAKARTA. Selain meyakini jargon rumahku istanaku, kini semakin banyak orang yang juga menerapkan jargon rumahku investasiku. Alhasil penjualan properti residensial terus meningkat.
Padahal bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) saat ini cukup tinggi. Rata-rata bunga KPR yang berlaku sekarang berkisar 9%-12% per tahun. Kendati Bank Indonesia (BI) sudah mengedarkan sinyal akan penurunan bunga acuan, analis menilai, bunga KPR tidak otomatis ikut turun.
Toh analis tetap yakin properti residensial akan tetap laris manis. "Daya beli masyarakat tetap tinggi," ujar Maxi Lestyaputram analis BNI Securities, pekan lalu (30/9).

Tingginya minat konsumen membeli properti residensial, baik sebagai end user maupun investor, membuat kinerja para pengembang kawasan residensial makin kinclong. Para pengembang mencatatkan pertumbuhan marketing sales yang signifikan.

Ambil contoh PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Perusahaan properti milik Ciputra ini mencetak marketing sales Rp 2,2 triliun sepanjang Agustus. Padahal sepanjang 2010 lalu, emiten ini cuma mencatat marketing sales sebesar Rp 1,7 triliun.

Sedang PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) membukukan marketing sales Rp 1,96 triliun sampai Agustus lalu. Perusahaan ini menargetkan bisa membukukan marketing sales Rp 2,5 triliun tahun ini.
Maxi menilai, meningkatnya permintaan properti residensial ini mendorong emiten properti terus berekspansi. Emiten memanfaatkan tingginya permintaan pasar untuk menjual proyek mereka sebanyak-banyaknya.

Tengok saja PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Setelah mengembangkan kawasan Kelapa Gading di Jakarta, kini SMRA menggarap tiga proyek lain, yakni Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi dan Summarecon Bandung.
Victor G Murthi, analis Indopremier Securities, mencatat SMRA memiliki lahan seluas 1.500 hektare (ha) di Serpong dan 500 ha di Bekasi. Perseroan ini akan mengembangkan kawasan tersebut sebagai perumahan bagi masyarakat kelas menengah.
sumber Kontan

0 komentar:

Posting Komentar