Kamis, 19 September 2013

Dolar Melemah, Kok KPR Dibatasi?

JAKARTA - Kebijakan terkait KPR inden dinilai tak tepat. Pasalnya, aturan tersebut akan segera efektif minggu depan.

"Kebijakan ini kenapa harus bulan ini? Dolar kan lagi melemah juga," kata Wakil Ketua Umum Bidang Real Estate, Preadi Ekarto saat konferensi pers di kantor pusat REI, Jakarta, Rabu (17/9/2013).

Dia menyebut, kebijakan ini dinilai kurang pas. Apalagi jika melihat kondisi saat ini. "Timming-nya kurang pas. Tunggu Bernanke mau ngomong, malah ada aneh-aneh," ujarnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Bank Indonesia (BI) akan kembali memperketat aturan rasio kredit terhadap nilai agunan (loan to value/LTV). BI akan melarang penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk rumah kedua dan seterusnya yang masih berstatus inden.

“Aturannya akan keluar minggu depan,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A Johansyah. (wdi)

0 komentar:

Posting Komentar