Selasa, 24 September 2013

Kemenpera upayakan kredit rumah subsidi tanpa uang muka

Kementerian Perumahan Rakyat sedang mengupayakan proses Kredit Pemilikan Rumah yang menggunakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR-FLPP) tanpa uang muka. Untuk itu, Kementerian tengah berkoordinasi dengan Bank Indonesia.
Deputi Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat Sri Hartoyo menjelaskan KPR-FLPP tanpa uang muka ini memungkinkan diterapkan. Ini lantaran kredit macet untuk murah dibawah 1 persen.
"Tanpa uang muka resiko gagal bayar rendah sekali. Info dari Bank Tabungan Negara rendah sekali. Dan juga FLPP kan cicilannya tetap tidak berubah dengan suku bunga. Suku bunga sekarang merepotkan sekali," kata Sri di Kantornya, Jakarta, Kamis (12/9).
Selain itu, KPR-FLPP ini juga dijamin oleh BUMN asuransi, Askrindo. Resiko bank menyalurkan kredit sangat kecil. Ini membuat penyaluran kredit untuk rumah subsidi semakin aman.
"Asuransi menanggung 70 persen dan 30 persen dengan bank penyalur. Dari sisi resiko kecil sekali," tegasnya.
Walaupun demikian, pihaknya tidak melarang masyarakat yang tetap ingin membela rumah subsidi dengan menyetor uang muka. Keuntungannya, cicilan rumah lebih kecil.
"Dengan adanya FLPP tanpa uang muka ini cicilan besar. Tapi kita tetap edukasi masyarakat kalau beli rumah tidak seperti beli TV yang bisa langsung dibawa pulang," katanya.
[yud]

0 komentar:

Posting Komentar