Selasa, 24 September 2013

Mantan Menpera Ini Sebut RI Harus Tiru AS Untuk Sediakan Rumah Murah

Jakarta - Indonesia masih kekurangan pasokan hunian atau tempat tinggal (backlog) sebanyak 15 juta unit hingga 2014. Salah satu yang jadi masalah adalah keterbatasan lahan murah untuk membangun perumahan rakyat.

"Kita kekurangan backlog 15 juta unit hingga tahun 2014. Untuk pembangunan rumah murah kuncinya adalah tanah. Kehadiran negara penting terutama untuk penyedia tanah dan sumber pembiayaan yang murah," ungkap Mantan Menteri Perumahan Suharso Monoarfa dalam diskusi 'Membedah Regulasi Perumahan Rakyat' di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (24/9/2013).

Acara ini juga dihadiri Mantan Ketua Umum REI Enggartiasto Lukita, Ketua Umum REI Setyo Maharso, dan anggota komisi V DPR Yoseph Umar Hadi.

Suharso menyatakan, khusus untuk menyelesaikan masalah tanah, pemerintah harus mencontoh Amerika Serikat yang sukses menyediakan lahan untuk membangun rumah rakyat.

"Amerika Serikat itu adalah negara federal. Tetapi dia punya kebijakan negara federal yang mengikat negaranya menjadi United States. Salah satunya kebijakan yang dilakukan adalah menyediakan dana negara oleh pemerintah untuk membeli tanah atau land banking," katanya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh negara komunis China dan Singapura. Khusus Singapura, metode kebijakan land banking dicetuskan oleh Perdana Menteri Lee Kuan Yew meniru dua kota di Indonesia yaitu Jakarta dan Surabaya saat Indonesia dipimpin Presiden Soekarno. Namun kini, land banking yang hampir digunakan seluruh dunia dihilangkan oleh negara Indonesia.

"Hal yang sama juga terjadi di Singapura. Saat itu, Perdana Menteri Singapura Lee mencontoh Jakarta dan Surabaya yang mempunyai mekanisme land banking. Dia bilang Singapura tidak boleh kalah dari Jakarta dan Surabaya. Land banking kita saat itu diwariskan negara Belanda dan saat ini hampir semua negara menggunakan land banking. Namun kini kita berantakan," jelasnya.

(wij/dnl) 

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerryAndroidiOS &Windows PhoneInstall sekarang!

0 komentar:

Posting Komentar