Selasa, 24 September 2013

Pasca-Lebaran Realisasi KPR Bersubsidi Bakal Meningkat

JAKARTA – Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat, Sri Hartoyo memperkirakan, jumlah peningkatan KPR bersubsidi melalui skim Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan terjadi setelah lebaran mendatang dan akhir tahun. Pasalnya, kebanyakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada pertengahan tahun, yakni bulan Juni dan Juli 2013 memanfaatkan dana yang mereka miliki untuk kebutuhan biaya sekolah anak serta persiapan menjelang lebaran.

"Biasanya masyarakat akan memanfaatkan dana sisa setelah lebaran sebagai tambahan dana untuk merealisasikan akad KPR. Selain itu, kebanyakan proyek perumahan baru selesai antara bulan September hingga Desember," kata Sri dalam keterangan tertulis Kemenpera, Jumat (2/8/2013).

Menurutnya, Kemenpera optimistis pencapaian target KPR FLPP yang ditetapkan sebanyak 121 ribu unit rumah pada tahun ini bisa tercapai. Untuk itu, Kemenpera berharap kalangan perbankan dan para pengembang agar tetap mendorong masyarakat memanfaatkan KPR FLPP yang memiliki suku bunga tetap dan angsuran rendah selama masa tenor 20 tahun. "Kami tetap optimis target KPR FLPP 2013 sebanyak 121 ribu unit bisa tercapai," ujarnya.

Dia mengungkapkan, adanya KPR FLPP secara tidak langsung akan sangat membantu masyarakat khususnya mereka yang memiliki penghasilan rendah untuk memiliki rumah yang diinginkan. Selain itu, suku bunga tetap sebesar 7,25 persen dan angsuran rumah yang rendah selama masa tenor selama 20 tahun akan sangat meringankan beban masyarakat.

"Pada semester I-2013 jumlah capaian KPR FLPP memang baru mencapai 40 persen. Akan tetapi, ini merupakan siklus properti yang sering terjadi dalam bisnis perumahan khususnya rumah bersubsidi," terangnya. (NJB)

0 komentar:

Posting Komentar