Senin, 30 September 2013

Pengembang Rumah Subsidi Merugi Berpotensi Alih Fokus

JAKARTA - Pengembang rumah bersubsidi berpotensi beralih fokus menjadi pengembang properti komersial karena beban usaha semakin tinggi, dampak dari kenaikan harga tanah. Pengembang mendesak pemerintah segera menaikkan harga jual rumah subsidi kepada konsumen.
Eddy Ganefo, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi), mengatakan saat ini pengembang masih bertahan menjual harga rumah bersubsidi sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Berdasarkan regulasi, harga rumah bersubsidi ditetapkan Rp 88 juta per unit di luar Pulau Jawa dan Rp 95 juta di Pulau Jawa termasuk Jakarta. 

0 komentar:

Posting Komentar