Rabu, 25 September 2013

Pengetatan KPR Berlaku per 30 September

JAKARTA - Tingginya pertumbuhan Kredit Perumahan Rakyat (KPR), membuat Bank Indonesia (BI) segera memberlakukan kebijakan Loan to Value (LTV) pada 30 September 2013 mendatang. Adapun hal ini ditujukan untuk meningkatkan aspek prudensial bank dalam penyaluran kredit properti.

"Ketentuan LTV maksimal bagi KPR telah berlaku, namun pertumbuhan KPR tipe 70 meter persegi dan kredit untuk flat atau apartemen 70 meter persegi masih tinggi masing-masing itu mencapai 26,8 persen dan 61,1 persen di bulan Agustus 2013," ujar Direktur Departemen Komunikasi BI, Peter Jacobs saat BI Bareng Media di Gedung BI, Jakarta, Rabu (25/9/2013).

Sementara itu, tingginya pertumbuhan KPR disertai dengan tingginya kenaikan indeks harga properti residensial yang terjadi di pasar primer sebesar 12,1 persen yoy pada triwulan II tahun 2013 dengan kenaikan tertinggi pada harga rumah kecil dengan luas kurabg lebih 36 meter persegi sebesar 16,7 persen yoy di triwulan II-2013.

"Kenaikan harga yang tinggi antara lain didorong oleh tingginya permintaan terhadap perumahan baik untuk rumah tinggal maupun untuk investasi," tukasnya.

Peter menilai, dengan kenaikan harga yang tinggi tersebut dikhawatirkan bisa menjadi pemicu instabilitas keuangan apabila terjadi gagal bayar oleh masyarakat yang telah memanfaatkan jasa lembaga keuangan sebagai pembiayaan dalam pembelian properti. (wdi)

0 komentar:

Posting Komentar