Kamis, 17 Oktober 2013

2014 Jadi tahun berat bagi sektor properti perumahan

Merdeka.com - Konsultan asing, Cushman&Wakefield menyampaikan bahwa kenaikan suku bunga dan tindakan Bank Indonesia dalam menerapkan aturan baru terkait LTV (loan to value ratio) akan memberikan tekanan yang tinggi pada pasar perumahan di 2014. Tahun depan akan menjadi tahun yang lebih berat bagi pengembang dan akan berdampak pada pertumbuhan pasokan.
"Tahun depan pasokan diproyeksikan akan meningkat secara lambat yang tumbuh 3 persen menjadi 327.404 unit," ujar Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (17/10).
Menurutnya, perlambatan pasar perumahan di tahun depan ini berkaca dari penjualan perumahan di Jadebotabek pada September ini yang lebih rendah sebesar 13 persen menjadi 11.152 unit dibanding 2012. Sebaliknya, pertumbuhan pasokan selama tahun ini naik 25 persen menjadi 10.526 unit dibandingkan tahun lalu.
"Perlambatan pada pertumbuhan permintaan pun diperkirakan akan terjadi sebagai refleksi dari kekhawatiran yang sedang berlangsung terkait kestabilan suku bunga KPR dan keberlanjutan dampak kebijakan LTV baru," jelasnya.
Diproyeksikan pertumbuhan permintaan hanya sebesar 3,7 persen atau 2 persen lebih rendah dari pertumbuhan di 2013. Sejumlah isu pun akan menahan pertumbuhan harga tanah yang telah terjadi secara signifikan sekitar 25 persen per tahun dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Harga tanah residensial juga diperkirakan akan tumbuh lebih moderat sebesar 18 persen di tahun 2014.
"Harga tanah tahun ini juga sangat kuat sebesar 25,6 persen hingga akhir tahun ini, apalagi pertumbuhan paling tinggi dialami oleh Bekasi dan Bogor-Depok sebesar 31 persen," ungkap dia.
[bmo]
Sumber Merdeka

1 komentar:

  1. Halo, nama saya Laima, saya adalah korban di tangan kreditur penipuan saya telah ditipu 27 juta, karena saya butuh modal besar dari 140 juta, saya hampir mati, tidak ada makanan untuk anak-anak saya, bisnis saya adalah hancur dalam proses saya kehilangan hubsand saya. Saya dan anak-anak saya tidak tahan lagi. semua ini terjadi Januari 2015, tidak sampai saya bertemu dengan seorang teman yang memperkenalkan saya kepada ibu yang baik Mrs Alexandra yang akhirnya membantu saya mendapatkan mengamankan pinjaman di perusahaannya, ibu yang baik, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih dan Allah terus memberkati Anda , saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu semua orang Indonesia, bahwa ada banyak penipuan di luar sana, jika Anda membutuhkan pinjaman dan kontak pinjaman dijamin ibu yang baik Alexandra melalui email perusahaan. alexandraestherloanltd@gmail.com
    atau alexandraestherfastservice@cash4u.com,
    Anda dapat menghubungi saya melalui email ini; laimajelena@gmail.com untuk setiap informasi yang Anda perlu tahu, silakan dia adalah satu-satunya orang yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya.
    Terima kasih.

    BalasHapus