Sabtu, 12 Oktober 2013

Bank Danamon `Tenang-tenang Saja` Hadapi Aturan KPR Baru

Liputan6.com, Jakarta : PT Bank Danamon Tbk yakin tak akan mengalami masalah terkait penerapan aturan baru Bank Indonesia mengenai Loan To Value (LTV), yang salah satunya mengatur tentang Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Chief Financial Officer (CFO) dan Direktur Danamon Vera Eve Lim mengungkapkan perubahan aturan BI tersebut tak akan mempengaruhi target pertumbuhan kredit consumer Danamon, terutama KPR.
"Kontribusi kredit (KPR) kita tidak terlalu besar nggaksampai 4% dari total kredit, karena fokus bisnis kita ke pembiayaan mikro, UMKM, dan sejenisnya," ujar dia seperti ditulis Rabu (2/10/2013).
Hingga akhir tahun 2013, bank yang gagal diakuisisi Bank DBS ini menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 15%-18%. Target ini beberapa waktu lalu diturunkan dari sebelumnya sekitar 18%-20%.
Chief Econom Bank Danamon, Anton Gunawan mengungkapkan KPR selama ini bukan menjadi spesialis Bank Danamon, sehingga dirinya tak bisa menilai berapa besar pengaruh terhadap keseluruhan kreditnya.
Namun dirinya tak memungkiri kemungkinan beberapa bank lain akan sedikit berdampak aturan BI tersebut.
"Susah dibilang, karena saya bukan di bidang properti. Danamon juga bukan bidang properti, tapi akan ada dampaknya. Slow down secara keseluruhan terus dari loan, itu juga akan ada," papar Anton.
Anton menambahkan dengan adanya aturan baru ini nantinya akan memberikan keuntungan bagi para pengembang yang biasa membangun rumah-rumah kecil dan subsidi.
"Kalau segmen bawah pasti masih terus meningkat dan itu tidak terlalu terkena dampak aturan LTV. Tapi yang atas yang lebih kena. Kalau pajak barang mewah diterapkan, keinginan untuk membeli rumah kedua, ketiga dan seterusnya, akan lebih kecil, karena keuntungan atau capital gain turun. Entah itu investasi atau spekulasi terserah, tapi itu akan terkena,"terangnya. (Yas/Nur)
Sumber Liputan6

1 komentar:

  1. Halo, nama saya Laima, saya adalah korban di tangan kreditur penipuan saya telah ditipu 27 juta, karena saya butuh modal besar dari 140 juta, saya hampir mati, tidak ada makanan untuk anak-anak saya, bisnis saya adalah hancur dalam proses saya kehilangan hubsand saya. Saya dan anak-anak saya tidak tahan lagi. semua ini terjadi Januari 2015, tidak sampai saya bertemu dengan seorang teman yang memperkenalkan saya kepada ibu yang baik Mrs Alexandra yang akhirnya membantu saya mendapatkan mengamankan pinjaman di perusahaannya, ibu yang baik, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih dan Allah terus memberkati Anda , saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu semua orang Indonesia, bahwa ada banyak penipuan di luar sana, jika Anda membutuhkan pinjaman dan kontak pinjaman dijamin ibu yang baik Alexandra melalui email perusahaan. alexandraestherloanltd@gmail.com
    atau alexandraestherfastservice@cash4u.com,
    Anda dapat menghubungi saya melalui email ini; laimajelena@gmail.com untuk setiap informasi yang Anda perlu tahu, silakan dia adalah satu-satunya orang yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya.
    Terima kasih.

    BalasHapus