Selasa, 31 Desember 2013

Bingung Memilih KPR

Dear Okezone

Saat ini saya berencana membeli rumah sendiri. Tak perlu muluk, saya ingin membeli rumah yang tentunya dengan harga terjangkau. Tapi, saya masih bingung bagaimana membeli rumah melalui KPR, dan bagaimana memilih KPR yang tepat. Mohon pencerahannya.

Lili, Medan


Jawab:

Terima kasih Ibu Lili di Medan atas pertanyaannya ke redaksi Property Okezone.  

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli umah melalui KPR. Hal yang utama adalah cek berapa bunga yang diberikan setiap bank. Lihat juga biaya lain seperti biaya provisi, notaris, serta biaya tetek-bengek yang bisa-bisa membuat Anda pusing.

Yang tak kalah pentingnya pula, pastikan bank yang akan Anda datangi untuk membiayai KPR Anda. Apakah itu bank swasta atau bank plat merah. Setiap bank memiliki ketentuan serta program KPR yang berbeda-beda. Anda harus jeli.

Selanjutnya, pastikan pula jatuh temponya. Bank memberikan tenor kredit maksimum 15 tahun. Ingat, semakin panjang tenor yang diberikan, cicilan setiap bulannya semakin kecil.

Setiap bank memberikan promo bunga KPR yang berbeda. pilihlah bank yang memberikan promo bunga kecil. Biasanya, promo bunga diberikan hanya pada tahun pertama hingga kedua saja. Setelah itu, bank akan memberlakukan bunga efektif sesuai suku bunga berjalan. rata-rata bunganya meningkat 8-9 persen menjadi 13-15 persen per tahun.

Hal yang perlu diingat juga adalah hanya bank yang berbasis syariah yang menggunakan sistem suku bunga tetap hingga masa KPR berakhir. Bahkan bila nasabah mempercepat melunasi KPRnya, bank syariah tidak mengenakan charge.

Keuntungan dengan menggunakan KPR syariah adalah, nasabah tak perlu pusing jika sewaktu-waktu bunga kredit naik. Sebab, bunga kredit naik 1 persen saja, Anda bisa pusing keliling. Semoga membantu.

Salam,

Redaksi Property Okezone
(Diulas dari berbagai sumber) (nia)

0 komentar:

Posting Komentar