Jumat, 07 Februari 2014

Prospek Bank Penyalur KPR

JAKARTA - Saham-saham bank penyalur kredit pemilikan rumah dinilai prospektif. Asumsi tersebut didasari oleh situasi inflasi.

Tingkat inflasi Januari mencapai 1,07 %, Bank Indonesia (BI) tetap optimistis tahun ini inflasi akan berada dikisaran 5% plus minus 1%. Sementara Menteri Keuangan Chatib Basri memprediksi inflasi tahunan akan berada dilevel 5,5%.

Managing Patner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe mengatakan, penurunan inflasi akan mendorong BI Rate menurun.

Dengan demikian akan memberikan ruang lebih luas bagi sektor perbankan untuk menjalankan bisnisnya, baik dalam aspek kredit maupun pengelolaan dana murah.

Bank Mandiri yang bisnisnya sangat solid dan terdiversifikasi di berbagai sektor konsumer, UKM dan komersial, akan sangat diuntungkan oleh penurunan inflasi dan suku bunga.

"Apalagi kredit ke sektor konsumer Bank Mandiri yaitu KPR merupakan salah satu yang terbesar dengan pertumbuhan di atas industri," tutur Kiswoyo Adi Joe, di Jakarta, Rabu (5/2/2014).

Sementara, BTN yang fokus pada pembiayaan perumahaan khususnya perumahan bersubsidi juga masih akan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pasalnya, kebutuhan pemilikan rumah di Indonesia masih cukup besar dibandingkan ketersediaan di pasaran.

"Saham-saham perbankan terutama yang banyak menyalurkan KPR memiliki ruang pertumbuhan tinggi adalah Bank Mandiri (BMRI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI)," ujarnya. (rhs)
sumber Okezone

0 komentar:

Posting Komentar