Senin, 08 September 2014

Alasan Bunga KPR Terus Naik


Alasan Bunga KPR Terus Naik

Dani Jumadil Akhir - Okezone
Senin, 8 September 2014 14:40 wib
Alasan Bunga KPR Terus Naik (Foto : Shutterstock)
JAKARTA - Masih nyamannya suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate di level 7,5 persen dan ada isunya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi membuat suku bunga kredit consumer, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pun ikut terkerek  naik.

"Kalaupun harga BBM naik, paling imbasnya sebentar sekira 2 bulan, lalu setelahnya tumbuh lagi. Indonesia kan kaya, lagi pula likuiditas mulai agak longgar setelah kemarin-kemarin agak ketat," ucap Senior EVP Consumer Finance Bank Mandiri, Tardi saat ditemui di Jakarta, Senin (8/9/2014).

Tardi menjelaskan, memang saat ini BI Rate yang masih di level 7,5 persen membuat sejumlah perbankan nasional menaikkan suku bunga kredit konsumer yang di dalamnya termasuk KPR. Dirinya menyebabkan, alasannya dikarenakan bisnis penjualan rumah dari pengembang skala menengah ke atas telah bergeser dari KPR ke cicilan.

"Segmen KPR memang menurun karena pengembang menengah- atas dulu bisa jual KPR dengan porsi 70 persen, dan 30 persen inhouse, kini kebalikannya. Sekarang cicilan bisa 70 persen dan KPR 30 persen," paparnya.

Tidak hanya itu, lanjut Tardi menjelaskan, pihak pengembang kini mulai bergerak mencari aliran dana masuk untuk memutar bisnisnya dengan cara menawarkan cicilan kepada pembeli. Mulai dari 48 kali, 60 kali bahkan sampai 120 kali.

"Kalau yang beli rumah Rp1 miliar ke atas biasanya sudah punya KPR dan mereka enggak bisa punya lagi KPR karena hanya boleh ambil jika bangunannya sudah jadi. Tapi pengembang kan enggak mau, karena butuh cashflow, akhirnya nawarin cicilan 48 kali, 60 kali hingga 120 kali. Sudah kayak KPR saja padahal dia bukan bank," kata dia.

Apalagi penerapan kebijakan loan to value (LTV) tahun lalu memberikan dampak yang besar terhadap kenaikan suku bunga KPR.

"Pengaruhnya besar sekali sebab KPR pertama boleh inden dan itu mengakibatkan cashflow pengembang tertahan sekali. Sehingga dia memberikan fasilitas cicilan ada yang sampai 120 kali layaknya KPR," pungkasnya. (

0 komentar:

Posting Komentar